Langsung ke konten utama

Penyuluhan Narkoba di Desa Pangarengan yang dilakukan oleh KKN 75 UTM

Pangarengan, 27 Juli 2018

Kegiatan kami di sini memberikan penyuluhan narkoba kepada Ibu – Ibu Pengajian Desa Pangarengan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang dalam acara pengajian rutin mingguan yang di ikuti lebih oleh sekitar 30 ibu ibu pengajian, Kegiatan dilaksanakan di kediaman Nyai Ice di Desa Pangarengan Sampang, Tausiah di isi oleh Moh. Faizal dan Leli, dalam kegiatan ini bertujuan untuk orangtua khususnya bagi para ibu – ibu di desa pangarengan agar waspada terhadap anak- anak nya agar tidak mengkonsumsi narkoba, dalam acara penyuluhan narkoba ini kami memperkenalkan apa yang dimaksud narkoba dan zat adiktif yang ada di narkoba dan faktor – faktor yang mendorong remaja memakai narkoba. Penyuluhan Narkoba ini merupakan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Kelompok 75 Universitas Trunojoyo Madura.


Penyuluhan Narkoba merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara terus menerus setiap tahun karena generasi muda selalu berkesinambungan dengan bahaya narkoba. Remaja merupakan generasi penerus yang sangat strategis bagi kekuatan suatu bangsa, oleh sebab itu mereka harus dilindungi dari berbagai bahaya terutama bahaya narkoba. Acara tersebut dihadiri oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Trunojoyo Madura yang berjumlah 15 orang dan para ibu – ibu pengajian yang ikut serta dalam acara penyuluhan narkoba. Saat ini masalah narkoba atau napza sudah menjadi masalah yang sangat ditakuti di lingkungan kita, terutama pada remaja dan anak di bawah umur. Namun data akhir – akhir ini bahaya narkoba ternyata tidak hanya mengancam anak – anak pada usia remaja. berdasarkan data BNN ( Badan Narkotika Nasional ) jumlah pengguna narkoba di Indonesia tiap tahun terus meningkat sehingga mengancam generasi masa depan generasi muda. 

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat / bahan berbahaya, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh departemen kesehatan republik Indonesia adalah yang merupakan singkatan dari narkoba, psikotropika, dan zat adiktif. semua istilah yang menegenai narkoba ataupun “ napza “ tetap mengacu pada kelompok senyawa yang pada umumnya memiliki resiko yang sangat bahaya bagi kalangan remaja atau anak – anak dibawah umur. Bahaya narkoba adalah bahan – bahan alamiah, semi sintesis maupun sintesis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau atau kokain yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat. berdasarkan efek nya ,  dapat menyebabkan halusinasi, depresi. kebanyakan zat yang ada pada narkoba  sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penelitian. Tetapi masyarakat menyalahgunakan narkoba tersebut yang berakibatkan ingin terus menerus mengkonsumsi sampai menjadi ketergantungan dengan narkoba. ada beberapa alasan seorang remaja menggunakan narkoba yaitu, menggunakan narkoba di kalangan lingkungan pergaulan yang sudah di anggap hal yang wajar bahkan sebagai sesuatu  gaya hidup masa kini, adanya rasa keinginan untuk mencoba, ada keinginan lari dari masalah yang ada , untuk merasakan kenikmatan yang hanya sesaat. Penyalahgunaan ini tentu saja berdampak pada kehidupan seorang remaja baik secara fisik, psikis dan sosial.
Program Kerja Penyuluhan Narkoba ini merupakan program penyuluhan narkoba yang dilakukan salah satu bentuk antisipasi dalam menyikapi permasalahan akhir – akhir ini, yakni Narkoba sudah masuk dan bahkan secara tidak sadar berada di sekitar kita sehingga remaja dan anak – anak dibawah umur bisa saja cepat mengetahui dan ikut serta ingin mencoba mengkonsumsi narkoba. Korban nya bukan hanya orang tua tetapi yang paling rentan adalah remaja. Dihimbau bagi generasi muda khusus nya di Desa Pangarengan Kecamata Pangarengan Kota Sampang untuk menjauhi narkoba agar tidak merusak masa depan nya ujar Bahrus selaku Ketua Kordinator Desa Kuliah Kerja Nyata kelompok 75 Universitas Trunojoyo Madura

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memperkuat Ketahanan Nugget dengan Memanfaatkan Aneka Olahan Jagung

Pangarengan, 29 Juli 2018

Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan media yang efektif dan eduktatif untuk mengasah kompetensi mahasiswa sekaligus mempraktekkan ilmu dan menerapkan hasil-hasil penelitian yang dilakukan civitas akademika. Mahasiswa diterjunkan ditengah-tengah masyrakat, baik masyarakat perkotaan, pedesaan, maupun kelompok tertentu. Mahasiswa dituntut mampu untuk mensejahterakan masyarakat baik dari segi perekonomian maupun dalam bidang sosial dan budaya. Khususnya dalam segi pangan maupun pariwisata. KKN tematik kelompok 75 pada semester genap ini ditempatkan di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Yang bertemakan “membangun kemandirian masyarakat Madura melalui pembangunan pangan dan pariwisata” .
Dalam setiap kelompok KKN diwajibkan untuk memiliki proker yang bertujuan untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa itu sendiri. Salah satu proker di KKN 75 yaitu “pelatihan pembuatan olahan dari bahan ba…

Pelatihan IT untuk Perangkat Desa Pangarengan

Pangarengan, 25 - 26 Juli 2018

Pada era modern ini, kemajuan teknologi sudah semakin pesat. Hampir semua kegiatan dilakukan menggunakan alat digital. Bahkan untuk saat ini kita sudah tidak asing lagi dengan penggunaan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat ini pun mempengaruhi berbagai aspek, terutama dalam hal administrasi. Selain itu juga dengan adanya teknologi informasi dapat mempercepat dan mempermudah memproses data. Tanpa terkecuali kegiatan administrasi di balai desa. Semua kegiatan administrasi dituntut menggunakan teknologi informasi sehingga dapat meningkatkan pelayanan perangkat desa kepada masyarakat. Namun terdapat pemasalahan pada desa ini, yaitu aparat desanya dirasa masih belum cukup siap dalam menghadapi administrasi yang komputerisasi ini. Hanya terdapat beberapa aparat saja yang mampu mengoperasikan komputer sedangkan sebagian besar dari aparat masih belum mampu. Terutama beberapa aplikasi seperti Microso…